Sabtu, 28 Mei 2011

Beberapa Momen Yang Tak Terlupakan MU vs Barcelona


Sebelum pertemuan di final Liga Champions di Wembley (28/5/11), Barcelona dan Manchester United sudah beberapa kali bertemu.

Dua jawara Eropa ini sudah sering bertemu di berbagai ajang. Drama dan intrik terjadi seiring perjalan kedua tim tersebut dalam melakoni tiap laga. Berikut diantaranya enam momen yang akan selalu dikenang dalam pertemuan tersebut.

1984: Momen Tak Terlupakan

Barcelona memenangkan leg pertama perempatfinal Piala Winners dengan skor 2-0, lewat gol bunuh diri Graeme Hogg dan gol di menit akhir Rojo. Banyak yang meragukan peluang Setan Merah di leg kedua, namun mereka tak patah semangat.

Bryan Robson mencetak gol pembangkit semangat pada menit ke-23 dan menyamakan kedudukan 27 menit kemudian. Di menit ke-52, Frank Stappleton mengoyak jala Barca dan memastikan keunggulan 3-0 di leg kedua. Meski demikian, langkah MU terhenti di semifinal oleh Juventus.

1991: Kemenangan di Roterdam

Ini adalah pencapaian final petama klub Inggris setelah sanksi lima tahun tak boleh berkiprah di kancah Eropa akibat tragedi Heysel. Tragedi yang terjadi di Stadion Heysel, Belgia, mempertemukan Liverpool dan Juventus di final Piala Eropa (kini Liga Champions) memakan korban 39 tewas dari suporter Juve dan 600 orang terluka.

Tampil di final Piala Winners, MU tampil agresif, melepas dahaga tampil di Eropa. Pada final ini, dua gol yang dicetak Mark Hughes hanya mampu dibalas satu gol oleh Barcelona lewat kaki Ronald Koeman.

1994: Pelajaran bagi Setan Merah dari Blaugrana

Pertemuan kedua tim terjadi di fase Grup A. Manchester United berhasil menahan Barca 2-2 di Old Trafford. Namun di Nou Camp, pasukan Sir Alex Ferguson dibuat babak belur. Dengan permainan yang memukau, Barca menggelontor gawang MU dengan empat gol. Dua lewat Hristo Stoichkov dan masing-masing satu dari Romario dan Albert Ferrer.

Langkah MU terhenti, sementara Barcelona kandas di perempatfinal dibekuk Paris St. Germain.

1998: Pertandingan Penuh Drama

Kedua tim bertemu di Grup D Liga Champions 1998-99. Yang menarik, kedua pertemuan, baik di Old Trafford maupun di Camp Nou berakhir dengan skor 3-3.

Pada pertemuan pertama, tiga gol yang dilesakkan Ryan Giggs, Paul Scholes dan David Beckham mampu disamai gol dari Anderson, Giovani dan Luis Enrique.

Di pertemuan kedua, pertandingan tetap berlangsung dramatis. Anderson mencetak gol pada menit pertama, membuncahkan optimisme Blaugrana. Namun Dwight Yorke menyamakan kedudukan dan MU berbalik unggul lewat Andy Cole. Rivaldo mencetak gol penyeimbang yang kemudian kembali dibalas Yorke. Laga akhirnya berakhir 3-3 setelah Rivaldo mencetak gol pamungkas.

Langkah Barca terhenti di fase grup, sementara MU berjaya setelah mengalahkan Bayern Munchen di final.

2008: Kalahkan Barca, Setan Merah Rebut Tiket ke Final

Leg pertama babak semifinal Liga Champions di kandang Barcelona berakhir imbang 0-0, setelah Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti. Tidak mengherankan bila laga kedua di Old Trafford berjalan tegang.

Paul Scholes mencetak gol tunggal penentu kemenangan di menit ke-14. Namun selepas itu, waktu terasa sangat lama bagi pendukung MU karena Lionel Messi dkk bermain habis-habisan menggempur pertahanan Setan Merah. Beruntung mereka punya Wes Brown dan Rio Ferdinand yang tampil taktis. Laga pun usai dengan agregat 1-0.

MU melenggang ke final dan mengalahkan Chelsea lewat adu penalti.

2009: Giliran Barcelona Ungguli Manchester United

Manchester United sempat mengancam gawang Barcelona di awal babak pertama di Stadion Olimpico, Roma, namun semangat anak-anak asuhan Alex Ferguson rusak begitu Samuel Eto'o mencetak gol.

Manchester United seperti tim kelas dua menghadapi Barcelona yang bermain efesien. Gol Lionel Messi praktis mengakhiri ambisi Manchester United mempertahankan piala Liga Champions yang diraih setahun sebelum di Moskow.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Populer Post