Kamis, 17 Februari 2011

Kongsi Cakka-Siku Pecah?


PALOPOTODAY.COM–Jelang dua tahun usia pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Andi Mudzakkar dan Syukur Bijak, tepatnya tanggal 13 Februari 2011 mendatang, merebak isu di Luwu kongsi CS (Andi Mudzakkar-Syukur Bijak) pecah. Dua kepala daerah di Luwu dikabarkan tidak lagi harmonis memimpin Luwu.

Ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati juga menjadi perbincangan di kalangan PNS Luwu. “Satu tahun ini wakil bupati sudah jarang terlihat menghadiri rapat bersama bupati. Bahkan wakil bupati tidak aktif selama kegiatan HUT Belopa ke-5 diadakan di Belopa,” kata salah seorang sumber seperti dikutip Koran SINDO edisi hari ini.

Menanggapi isu tersebut, Bupati Luwu Andi Mudzakkar dan Wakil Bupati Syukur Bijak yang dimintai tanggapannya secara terpisah, menampik isu tersebut. Bahkan, dua kepala daerah ini mengaku tetap harmonis dan tidak akan pecah kongsi CS sampai masa kepemimpinan berakhir tahun 2014 mendatang.

Andi Mudzakkar, misalnya, menyatakan, orang bisa saja menilai dari luar hubungan bupati dan wakil bupati tidak harmonis, hanya melihat Wakil Bupati jarang terlihat berkantor di Kantor Pemkab Luwu di Belopa. Padahal sebenarnya, di awal kepemimpinan CS di Luwu, Bupati dan Wakil Bupati telah berkomitmen untuk sama-sama padu memimpin Luwu.

Komitmen kepemimpinan CS, jelas Mudzakkar, bupati berkonsentrasi mengurus pemerintahan dan pembangunan di wilayah selatan. “Sedangkan wakil bupati berkonsentrasi mengurus pemerintahan di wilayah Walenrang dan Walmas (Walmas). Jadi, wajar saja wakil bupati jarang berkantor di Belopa, karena beliau lebih banyak di Walmas,” kata Cakka, begitu Andi Mudzakkar akrab disapa.

Adanya komitmen kepemimpinan CS tersebut, mengingat wilayah Walmas terpisah sekitar 80 Km dari ibukota Kabupaten Luwu, Belopa. Wilayah Walmas memiliki enam kecamatan dan wilayahnya diapit Kota Palopo, sehingga Pemkab membuka kantor pembantu bupati di Walmas. “Agar pelayanan prima tetap berjalan di Walmas, makanya wakil bupati lebih banyak berkantor di Walmas untuk melayani masyarakat setempat,” katanya.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak ikut menepis isu hubungannya dengan Andi Mudzakkar retak dalam dua tahun kepemimpinan mereka di Luwu. “Tidak benar isu itu, karena kami baik-baik saja,” kata Siku, begitu Syukur Bijak akrab disapa.

Menurutnya, sesuai komitmen bersama, wakil bupati banyak berkantor di Walmas untuk melayani masyarakat enam kecamatan di wilayah paling utara Luwu ini, termasuk mengawasi pembangunan di daerah ini. “Kalau ada kegiatan penting, barulah saya ke Belopa,” kata Syukur Bijak.

Misalnya, ketika bupati sedang berdinas luar kota, maka wakil bupati berkantor di Belopa. “Ini hanya untuk memberikan pelayanan prima masyarakat Luwu, baik di wilayah selatan dan utara di Walmas,” katanya.

Memasuki usia dua tahun kepemimpinan CS, Syukur Bijak berharap agar masyarakat Luwu tidak terpengaruh dengan isu kongsi CS retak. “Kami masih memiliki banyak janji CS kepada masyarakat, sehingga dalam sisa tugas kami tiga tahun ini, kami akan lebih memaksimalkan berbagai pembangunan di seluruh wilayah Walmas, sehingga saya akan lebih banyak berkantor di Walmas dan bupati di wilayah selatan,” katanya.

Untuk diketahui, usia kepemimpinan CS tepat dua tahun bersamaan HUT Kota Belopa ke-5, tanggal 13 Februari mendatang. Berbagai kegiatan sosial dan pertandingan olahraga digelar menyemarakkan HUT ibukota Luwu ini. (*)(Berita diambil dari PALOPOTODAY.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Populer Post